hai baru bisa nulis lagi nih sekarang!
oia tanggal 21-23 Juni, gue mengikuti pekan liburan remaja(PLR) di gereja Kristen Indonesia, Jatinegara. tujuannya sih buat mengisi liburan, hohoho sekalian buat siraman rohani gitu.
Day 1
Gue sempet nggak tau di mana gerejanya , maklum aja gue kan bukan gereja di situ( baca: diajakin temen). Gue juga datengnya udah telat gitu, hohoho. Tapi nggak papa, kan nggak dimarahin juga.
Kemudian, acaranya pun terus berlanjut. Jadi pertemuan pertama ini, dihabiskan dengan menyanyi lagu2 rohani mereka sesuai dengan tema: fill up your soul with bible. Lagunya super super ceria, tapi gue nggak hapal. Jadi harus liat slide mulu, hehehe.
Terus ada kotbah dan games juga, jadi nggak ngebosenin deh. Baru abis itu mandi, tapi gue nggak mandi karena malas, hehehe.
Acara juga nggak berhenti sampe situ juga, gue diajarin tentang bible gitu. Lumayan susah juga sih, maklum gue jarang buka bible, hehehe.
Pas malemnya gue nonton bareng film "Luther", agak ngebosenin sih. Tapi gue udah nangkep ceritanya sih.
Sebelum tidur malam, satu kamar mesti sate (saat teduh) dulu, itu kebiasaan orang Kristen. Jadi kayak merenungkan firman gitu. Lumayan susah juga sih, tapi gue coba sampe tidur jam 24.00 WIB. Wow, lama juga gue saat teduhnya!
Day 2
Pagi yang dingin karena gue tidur di bawah AC. Sumpah, kepala gue rasanya super dingin! Jadi sedikit pusing deh menjalani hari itu! Untungnya gue pinjam minyak angin, jadi lumayan hangat di leher. And, kegiatan masih sama kayak kemarin, ketemu pendeta, dengerin kotbah, belajar bible,games seru, nyanyi rohani lagi.
Acara terseru pas talent show! kita nunjukkin bakat masing-masing kelompok, dan kelompok gue nunjukkin bakat drama perjanjian baru yang judulnya Martha dan Maria. di mana gue jadi Tuhan. Lucu juga dramanya, hehehe.
Pas malamnya, ada yang berbeda gitu. Ada kotbah dari pendeta yang begitu menyentuh. Dia mengajarkan tentang kasih terhadap sesama yang menderita, memperbaiki sikap hidup, dan tentunya sikap hormat terhadap orang tua. dia juga memperlihatkan slide-slide LCD yang begitu menyentuh.
Abis itu, ada acara pembasuhan kaki. Kaki gue dibasuh pakai handuk basah. Dan hal itu bikin gue nggak enak hati ama temen gue. Jadi gue bilang terima kasih sesudahnya. Baru kali ini ada yang mau basuh kaki gue, berhubung selama ini di gereja katolik belum ada ritual kayak begitu. Cukup salut ama pelayanannya!
Day 3
Ini dia hari terakhir!
Seperti biasa, setiap pagi kita mesti sate dulu. Tapi gue nggak sempet, kerena ada salah satu temen yang rupanya masih tidur. Jadinya gue doa pribadi aja deh.
terus, ada acara Games kelompok gitu deh. Kelompok gue mesti dateng ke 6 pos dengan games yang berbeda-beda. Tapi seru, meski agak capek sedikit! Gue kira acara games udah selesai, tapi ternyata masih ada lagi. Namanya games estafet gitu deh. Di sinilah puncaknya, kita main kotor-kotoran. Alhasil, baju gue yang masih putih jadi kena bercak-bercak warna dan wajah dan rambur gue juga kena imbasnya. Hahaha... Abis itu, difoto juga lagi! Kebayang nggak sih ekspresinya?
Kemudian, gue langsung mandi karena gerah dan capek. abis itu makan siang, perut udah keroncongan dari tadi!
Acara perpisahan diawali dengan kotbah dan nyanyi lagu rohani. Terus ada pengumuman acara talent show. And, kelompok gue berhasil menyabet juara ke-3, asyik! Setelah itu, kita mengabadikan diri kita dengan foto-foto. seru!
At last but not least, acaranya seru dan bisa ketemu banyak temen!
Wednesday, June 23, 2010
Tuesday, June 15, 2010
an interesting story
Hari ini temennya popo (nenek gue) dateng. mereka sepasang suami istri gitu.
Kemudian mereka cerita tentang pengalaman mereka tinggal tiga bulan di Serawak, Malaysia.
Jadi mereka punya anak laki-laki yang ditugasin buat jadi dokter di sana selama 6 bulan.
terus mereka nemenin gitu, mereka tinggal di rumah dinas yang udah kosong selama 2 tahun.
di sanalah banyak kejadian aneh, termasuk kisah-kisah horor di rumah itu. kata mereka, kalau tiap jem satu pagi ada aja yang matiin lampu rumah. selain itu, mobil ambulan yang suka bunyi sendiri di depan rumah dinas, hantu cewek yang nyanyi di kamar mandi. bahkan ayam panggang yang tiba-tiba jatuh dari genting, dan hilang begitu aja pas mau diambil.
Tiap malam, suku dayak di sana punya peraturan kalau udah jam 6 sore gak boleh keluar rumah, karena banyak hantunya. maklum aja kan tempatnya terpencil dan masih ada hutan di sekitarnya. kalau masih ada yang jalan malem-malem seperti yang dialami temen nenek saya, dia seperti dibuat 'tersesat' di jalan. selain itu, tidak boleh seorang pun berkata buruk di tempat itu kalau mau nyawa selamat. soalnya di sana masih terdapat dukun-dukun yang dipercaya masyarakat dayak, bisa nyantet orang yang tidak disukai. wow, mengerikan! tidak hanya itu, di sekitarnya juga terdapat banyak anjing dan babi yang jika tertabrak mobil, mereka harus bertanggung jawab atas kesalahannya dengan membayar uang 100 ribu. jika tidak, mereka bisa dapet sanksi yang berhubungan dengan kematian atau denda yang lebih besar.
Bukan hanya cerita horor aja. mereka juga dapet pengalaman nggak terlupakan seperti mandi di kali yang masih bersih, karena di sana sulit mendapat air dan bertemu orang-orang dayak yang ramah pada mereka.
Pas denger cerita mereka, saya jadi pengin ke sana. tapi sanggup nggak ya?
Kemudian mereka cerita tentang pengalaman mereka tinggal tiga bulan di Serawak, Malaysia.
Jadi mereka punya anak laki-laki yang ditugasin buat jadi dokter di sana selama 6 bulan.
terus mereka nemenin gitu, mereka tinggal di rumah dinas yang udah kosong selama 2 tahun.
di sanalah banyak kejadian aneh, termasuk kisah-kisah horor di rumah itu. kata mereka, kalau tiap jem satu pagi ada aja yang matiin lampu rumah. selain itu, mobil ambulan yang suka bunyi sendiri di depan rumah dinas, hantu cewek yang nyanyi di kamar mandi. bahkan ayam panggang yang tiba-tiba jatuh dari genting, dan hilang begitu aja pas mau diambil.
Tiap malam, suku dayak di sana punya peraturan kalau udah jam 6 sore gak boleh keluar rumah, karena banyak hantunya. maklum aja kan tempatnya terpencil dan masih ada hutan di sekitarnya. kalau masih ada yang jalan malem-malem seperti yang dialami temen nenek saya, dia seperti dibuat 'tersesat' di jalan. selain itu, tidak boleh seorang pun berkata buruk di tempat itu kalau mau nyawa selamat. soalnya di sana masih terdapat dukun-dukun yang dipercaya masyarakat dayak, bisa nyantet orang yang tidak disukai. wow, mengerikan! tidak hanya itu, di sekitarnya juga terdapat banyak anjing dan babi yang jika tertabrak mobil, mereka harus bertanggung jawab atas kesalahannya dengan membayar uang 100 ribu. jika tidak, mereka bisa dapet sanksi yang berhubungan dengan kematian atau denda yang lebih besar.
Bukan hanya cerita horor aja. mereka juga dapet pengalaman nggak terlupakan seperti mandi di kali yang masih bersih, karena di sana sulit mendapat air dan bertemu orang-orang dayak yang ramah pada mereka.
Pas denger cerita mereka, saya jadi pengin ke sana. tapi sanggup nggak ya?
Sunday, June 6, 2010
perpisahan di bandung!
gue seneng banget perpisahan di bandung selama 4 hari 3 malem. it's was so fun!
gue jalan-jalan ke taman bunga nusantara, tangkuban perahu, curug omas, minum susu murni, dll.
di sana foto-foto terus bareng teman-teman dan guru yang narsis!
gue dan temen-teman nginep di villa koki, di mana hanya ada 3 kamar sedangkan kita semua ada 34 orang.
jadinya kita harus berbagi tempat dengan yang lain. di kamar gue ada 8 orang yang tidur. wow, cool!
kalau malam, dingin banget! pokoknya gue pakai jaket terus karena dingin. kalau nggak ada kegiatan, gue dan teman-teman main kartu dan membantu masak. kalau main kartu, gue selalu kalah. kalau masak, palingan gue bisa mencuci beras aja, hehehe.
but, gue tetap senang bisa liburan sama teman-teman gue menghabiskan perpisahan ini.
gue baru sampai di jakarta sekitar 9.30 P.M dan pulang ke rumah dalam keadaan sakit kepala.
tapi tetap berkesan!
gue jalan-jalan ke taman bunga nusantara, tangkuban perahu, curug omas, minum susu murni, dll.
di sana foto-foto terus bareng teman-teman dan guru yang narsis!
gue dan temen-teman nginep di villa koki, di mana hanya ada 3 kamar sedangkan kita semua ada 34 orang.
jadinya kita harus berbagi tempat dengan yang lain. di kamar gue ada 8 orang yang tidur. wow, cool!
kalau malam, dingin banget! pokoknya gue pakai jaket terus karena dingin. kalau nggak ada kegiatan, gue dan teman-teman main kartu dan membantu masak. kalau main kartu, gue selalu kalah. kalau masak, palingan gue bisa mencuci beras aja, hehehe.
but, gue tetap senang bisa liburan sama teman-teman gue menghabiskan perpisahan ini.
gue baru sampai di jakarta sekitar 9.30 P.M dan pulang ke rumah dalam keadaan sakit kepala.
tapi tetap berkesan!
Subscribe to:
Posts (Atom)