Friday, December 23, 2011

come n join with Jesus

Bahasa roh, bahasa doa


Doa adalah suatu relasi yang mesra antara manusia dengan Allah. Yesus adalah teladan kita dalam hal doa. Dalam hidup-Nya, Ia mempunyai kesadaran yang tetap akan kehadiran Bapa-Nya. Dalam Injil, sering diceritakan bahwa Yesus menggunakan banyak waktu-Nya untuk berdoa. Dia seringkali mencari tempat yang sunyi untuk berdoa (Luk. 5:16), bahkan semalam-malaman Ia berdoa (Luk. 6:12).
Ada bermacam-macam bentuk doa di dalam Gereja Katolik (rosario, koronka, novena, doa Yesus, lectio divina, dll). Bahasa Roh adalah salahsatu sarana doa. Suatu karunia doa yang diberikan kepada umat beriman (bdk. 1 Kor. 12:10).
Pada umumnya karunia doa dalam bahasa Roh ini diperoleh melalui Seminar Hidup Baru dalam Roh atau retret awal. Dalam seminar atau retret itu, biasanya orang didoakan untuk menerima pencurahan Roh Kudus, sekaligus orang dapat memohon karunia doa dalam bahasa roh.
Dengan karunia bahasa Roh ini, orang dapat memasuki hubungan yang mendalam dengan Allah. Bahasa Roh adalah karunia doa adikodrati yang berguna untuk membangun dirinya sendiri (bdk. 1 Kor. 12:4). Apabila orang berbahasa Roh, ia sadar bahwa dirinya sedang berdoa dan memuji Allah. Doa ini membawa orang untuk memusatkan diri kepada Allah, walaupun tanpa gagasan, pikiran, gambaran. Maka, bahasa Roh ini dapat disebut semacam kontemplasi.
Manfaat berdoa dalam bahasa roh:
Menyemangati kehidupan doa kita, dan menolong kita untuk memenuhi perintah Tuhan agar kita selalu berdoa.
Membantu kita untuk selalu memuji dan menyembah Tuhan, serta bersyukur atas semua anugerah-Nya.
Merupakan senjata melawan godaan setan.
Memberikan ketenangan, keheningan, kedamaian, terutama kalau kita sedang sedih atau bingung, sehingga kita dapat lebih berserah kepada Tuhan dan merasakan pengampunan atas dosa-dosa kita serta mengalami kasih-Nya yang menyembuhkan luka-luka batin kita.
Memberikan kemampuan lebih baik untuk berpikir, menulis, atau membuat penemuan. Karena Roh yang berbicara dan berkarya langsung ke alam bawah sadar kita serta menambah daya kreativitas kita.
Merupakan pintu masuk bagi karunia-karunia yang lain.
Merupakan bentuk doa permohonan efektif bila kita tidak tahu secara pasti apa yang harus kita minta dalam doa.

Pertanyaan reflektif:
Apakah anda mengalami kesulitan untuk setia kepada doa anda? Kadang-kadang kita memiliki semangat hidup doa yang tinggi, namun di lain waktu semangat doa itu menurun. Doa adalah suatu perjuangan. Kita harus berjuang untuk memperoleh kedekatan dan kedalaman hubungan dengan Tuhan. Berdoa dengan bahasa Roh dapat membantu menyemangati kehidupan doa kita.
Hal-hal praktis penggunaan bahasa Roh sebagai karunia doa pribadi
Bahasa Roh sebagai doa pujian dan penyembahan pribadi dan ucapan syukur atas semua anugerah-Nya.
Dalam Mazmur 103:1-2, dikatakan “Pujilah Tuhan hai jiwaku, pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku. Pujilah Tuhan, hai jiwaku dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya.”
Apabila tiada lagi kata-kata atau kalimat yang memungkinkan untuk mengekspresikan atau mengungkapkan kerinduan hati kita untuk memuji segala kebaikan-kebaikan Tuhan, bersyukur atas anugerah-Nya, maka kita dapat mengungkapkannya melalui doa bahasa Roh dalam bentuk doa atau dinyanyikan dalam doa-doa pribadi kita. Apabila hati dan jiwa kita menyanyi bagi Tuhan dalam bahasa Roh, kita akan merasakan kehadiran Allah, roh kita dihangatkan oleh kehadiran Roh Kudus, sehingga damai dan sukacita yang bersumber dari Roh Allah itu akan mengalir ke dalam lubuk hati kita.
Bahasa Roh sebagai doa pribadi melawan godaan-godaan setan dan menghadapi situasi-situasi yang berbahaya.
Rasul Paulus dalam suratnya kepada Jemaat di Efesus mengatakan, “Hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya, kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat iblis.” (Ef. 6:10-11)
Ada saat-saat di dalam kehidupan, kita menghadapi bahaya yang mengancam keselamatan jiwa dan raga kita. Maka, sangat penting jika kita berdoa dan menyerahkan diri ke dalam perlindungan Tuhan. Godaan dapat datang setiap saat, godaan dapat membawa kita jatuh dalam dosa, sehingga menghambat kita untuk menjadi orang yang bebas, terbuka untuk mencintai Tuhan dan sesama. Doa dalam bahasa Roh secara pribadi dapat membantu melenyapkan segala godaan-godaan dan bahaya yang mengancam keselamatan jiwa kita. Misalnya:
ð Ketika godaan-godaan muncul dalam pikiran melawan kesucian atau kemurnian, godaan untuk membenci sesama, godaan untuk berbuat jahat, kita dapat berdoa dalam bahasa Roh untuk mengusir godaan tersebut.
ð Ketika kita berada dalam suatu bahaya yang mengancam keselamatan jiwa kita. Dalam hal ini ada pengalaman menarik dari orang yang telah mengalami sendiri, perlindungan Tuhan ketika dia berdoa dalam bahasa Roh. Ketika seorang ibu berada dalam kepungan massa, pada saat terjadi kerusuhan di suatu kota di Indonesia. Disana-sini orang panik karena massa yang beringas membakar mobil dan melempari rumah-rumah dengan batu. Pada saat itu ibu tersebut sedang berada di dalam mobilnya, ia merasa berada di dalam bahaya. Ia terus berbahasa Roh dan dengan aman ibu tersebut dapat keluar dari kepungan massa yang sedang mengamuk dan bahkan para perusuh tersebut memberi jalan untuk lolos dari bahaya tersebut.
Bahasa Roh sebagai doa penyerahan pribadi kepada Allah yang mengasihi kita.
“… jadilah kehendak-Mu” (Mat. 26:42)
Dari Injil di atas kita ketahui, sikap dan teladan Yesus. Kita dapat memasrahkan segenap hati dan jiwa kepada Bapa yang penuh cinta. Kita menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan, masa lampau, masa kini, dan masa depan kita ke dalam tangan-Nya. Ketika sakit dan sehat, suka dan duka yang kita alami, keberhasilan dan kegagalan, sebab hidup dan mati, kita tetap milik Tuhan.
Dengan berdoa dalam bahasa Roh kita dapat menyerahkan semuanya kepada Tuhan: pekerjaan, keluarga, relasi-relasi, emosi, ketakutan, kegelisahan, kelemahan, dan kekuatan kita. Dengan doa bahasa Roh itu, kita juga menyerahkan semua beban dosa dan luka-luka batin kita. Roh Kudus yang hadir saat itu akan membuat kita merasakan belaskasih Allah yang mengampuni dosa-dosa kita dan menyembuhkan segala luka-luka batin kita.
Bersama seruan dalam bahasa Roh itu, kita dapat berdoa bersama St. Ignasius, “Ambillah ya Tuhan kemerdekaanku, dan kehendak serta pikiranku. Terimalah Tuhan, yang ada padaku, gunakanlah menurut kehendak-Mu, hanya rahmat dan kasih dari-Mu yang kumohon menjadi hartaku …” Dalam doa ini kita menyerahkan diri kepada kehendak Allah yang selalu memberi yang terbaik untuk kita (bdk. Rm. 8:28).
Berdoa dalam bahasa Roh dipakai pada saat kita membutuhkan bantuan Roh Kudus dalam berpikir, menulis, belajar, ujian, membuat suatu penemuan, pelayanan, membaca kitab suci, atau memulai suatu pekerjaan yang membutuhkan kreativitas.
Roh Kudus sungguh pribadi Allah yang penuh daya cipta; Dia mengilhami, menolong kita untuk menjadi manusia yang aktif dan kreatif dalam melakukan, menemukan, dan menjalankan suatu hal yang berguna untuk kehidupan manusia dan yang berkenan kepada-Nya. Contoh: ketika seseorang sedang menghadapi ujian dan mengalami kesulitan untuk mengingat apa yang dipelajari, ia sulit mengerjakan soal ujian karena grogi, sehingga lupa semua pada saat mengerjakan ujian. Kemudian ia berdoa dalam bahasa Roh. Akhirnya, Roh Kudus datang membantu untuk kembali mengingat apa yang sudah dipelajari sebelumnya dan dapat mengerjakan ujian dengan baik.
Maka sebelum menulis, membuat renungan, pengarahan, memulai suatu tugas, pelayanan, pekerjaan, kita dapat berdoa dalam bahasa Roh. Mohon Roh Kudus untuk mengilhami, menerangi budi, dan hati kita dalam melakukan segala sesuatu agar berjalan dengan baik dan lancar.
Ketika kita merindukan segala karunia-Nya untuk melayani Dia dan umat-Nya, kita dapat berdoa secara pribadi dalam bahasa Roh. Apabila kita sering menggunakan doa bahasa roh dalam doa-doa pribadi, membuat kita semakin terbuka akan kehadiran Roh Kudus, sehingga kita menjadi semakin peka dan terbuka terhadap karya-Nya dalam diri kita. Berdoa dalam bahasa Roh akan membantu kita tumbuh dalam karunia-karunia yang lain, misalnya, tumbuh dalm karunia nubuat, sabda pengetahuan, penyembuhan, pengajaran, iman dan mukjizat, dll.
Doa dalam bahasa Roh dapat dipakai pada saat kita tidak tahu secara pasti apa yang harus kita minta dalam doa. Misalnya, apabila ada orang lain meminta doa kepada kita, tetapi orang tersebut tidak menyebutkan intensi atau ujudnya, maka kita dapat berdoa dalam bahasa Roh. Roh Kudus akan membantu kita dalam berdoa, sebab kita tidak tahu bagaimana harus berdoa, tetapi Dia akan membantu kita berdoa dengan keluhan-keluhan yang tak terucapkan (Rm. 8:26).
Penutup
Bahasa Roh adalah bahasa doa yang dapat kita mohon kepada Tuhan, supaya kita dapat tumbuh dalam hidup rohani. Karunia doa dalam bahasa roh itu dapat dipakai kapan saja dan dimana saja, terutama dalam doa-doa pribadi kita. Doa dalam bahasa roh tersebut dapat diucapkan secara spontan (bersuara), tetapi dapat juga didoakan di dalam hati.
Selama kita merantau di dunia ini, kita perlu memohon rahmat doa, sebab tanpa doa kita tidak akan mencapai kemajuan dalam pengabdian kepada Allah. Sebab St. Paulus mengatakan, entah kita berjalan, atau duduk, entah kita mengaso, asyik berdoa, atau melakukan apa saja, lakukanlah semua demi kemuliaan Tuhan. Bukan hanya seluruh hati dan tubuh kita saja, tetapi juga segala pekerjaan dan segala waktu, kita persembahkan bagi Tuhan. Hidup menjadi suatu doa yang terus menerus dan perjumpaan dengan Allah yang mengasihi kita.
Di dalam doa kita datang kepada Tuhan. Kita bercakap-cakap dengan Dia, Sahabat yang penuh kasih sayang. Dialah yang mendengarkan dan memperhatikan setiap seruan hati kita. Dia menerima kita dengan Cinta-Nya yang tanpa syarat. Dan kita akan berbahagia setiap kali kita mengalami perjumpaan dengan Allah dalam doa. Hanya Dialah yang mampu memuaskan dahaga jiwa kita. Sebab kita diciptakan oleh Dia dan hanya untuk Dia.

Saturday, July 9, 2011

Yuk ngamen!

Hari Minggu pagi udah bangun.
Bukan buat kuliah lho...
Tapi gue mau bantuin ngamen di depan gereja, hohoho
Berhubung Komunitas Lektor di gereja gue lagi ngadain acara, kita jadi mesti cari dana gitu deh.
Komunitas lektor juga buka stand yang jualan paket hemat 10000: bakso + pilih satu ( pop ice / teh botol)

Abis misa 1, seharusnya kita udah ngamen nih. Tapi berhubung belom ada yang dateng, jadinya kita ngamen abis misa 2 aja deh, hehehe
Sebelum ngamen, yuk latian nyanyi dulu, hehehe.

it's time to show..
begitu pintu gereja dibuka, kita udah siap-siap nyanyi lagu rohani "Semua baik"
ternyata tanggapan orang2 yang ngeliat kita langsung ngasih sumbangan lhooo.

Puji Tuhan, pas ngitung dana hasil ngamen mencapai 600ribuan gitu.
syukur deh, hehehe
eh ga taunya pas kita selesai ngamen, stand bakso kita udah rame pembeli lho...

Thx God.
moga2 dananya terpenuhi buat acara ziarah tgl 12-14 agustus 2011 ke Ambarawa nanti

Monday, January 3, 2011

hai smua!

Kembali aktif nulis blog. sebelumnya jarang banget nih, hehehe.
sekarang, gue lagi dalam masa liburan yg cukup lama.
Baru masuk tanggal 14 Februari nih.

Btw, liburan ini gue isi dengan ketemu temen-temen SMA n SMP.
kangen banget ampe ngobrolnya pun lama banget, hehehe
mereka ada yang udah ambil semester padat buat yang pengin cepet-cepet kuliah, jadi masuknya udah bulan Januari gitu deh. gak bisa terlalu lama ketemu juga deh.

Terus berita sedihnya, nyokap harus kemoterapi selama 6 kali.
Puji Tuhan mama gak mengalami reaksi yang berlebihan akibat kemoterapi pertamanya.
cuma tangannya yang agak bengkak aja sih.
Thanks GOD. You're kind and i will worship You always and forever.

Sunday, October 17, 2010

nyokap lagi sakit

lama juga gue gak nulis nih blog.
hehehe, maklum sibuk jadi anak kuliah. hohoho.

guys, gue lagi sedih banget nih.
bulan lalu nyokap kena kanker kista stadium 3C dan langsung operasi.
udah lumayan parah karena tuh penyakit tertahan selama 10 tahun.
huff, sedih banget pas denger mama juga harus dikemoterapi.
duit udah keluar terlalu banyak dan mesti ditambah ini itu.

coba ada keajaiban datang.
nyokap gak usah dikemoterapi dan sel kista yang ada langsung hilang.
moga2 aja doa gue terkabul berkat novena dan rosario yang sering gue doain.
Tuhan Yesus, sembuhkanlah mamaku supaya ia kembali ceria dan bersemangat lagi.
Amin.



Friday, September 24, 2010

jadi anak kuliah!

wah, udah lama juga gue gak nulis di blog nih!
yah kira-kira gue udah sebulan lebih jadi anak akuntansi di untar.
agak nyesel pas udah masuk akuntansi, abisnya lumayan susah lho.
pas kuis mikro dan matek aja, gue nggak bisa dapet.
gimana nih?
tapi gue berusaha belajar sendiri supaya lebih bisa dan mengulang-ulang terus.

moga-moga yg terbaik terjadi pas gue uts.
penginnya sih dapet nilai baik, tapi itu semua kan sesuai dengan kehendak Tuhan.





Friday, July 30, 2010

liburan seminggu lagi nih!

udah 3 bulan lebih gue liburan abis kelulusan sma. wah, lama juga ya!
setiap minggu gue habiskan dengan buat cerpen (meskipun gak ada yang masuk), jalan-jalan, perpisahan, dan foto-foto.
semuanya tetep berkesan kok.
hari senin tanggal 9 agustus, gue udah mulai kuliah. yah... macam perkenalan gitu. tapi untungnya, gak disuruh bawa macem-macem, cuma disuruh bawa name tag dan pita, hehehe.
nggak ribet kan?
moga-moga aja pas dateng gak dimarah-marahin kayak pas mos sma.
pokoknya hai kakak kelas, berbaik hatilah dengan adik kelasmu, huehehe!
apa rencana gue pas masuk kuliah nanti ya?
pertama, belajar ngerjain semua tugas-tugasnya (nggak boleh telat!)
kedua, cari temen-temen baik, hehehe.
ketiga, kalo bisa sih jadi BEM ato DPM (ngarep: mode on)
udah dulu yah...

sekian

Wednesday, June 23, 2010

pekan liburan remaja di GKI

hai baru bisa nulis lagi nih sekarang!
oia tanggal 21-23 Juni, gue mengikuti pekan liburan remaja(PLR) di gereja Kristen Indonesia, Jatinegara. tujuannya sih buat mengisi liburan, hohoho sekalian buat siraman rohani gitu.

Day 1
Gue sempet nggak tau di mana gerejanya , maklum aja gue kan bukan gereja di situ( baca: diajakin temen). Gue juga datengnya udah telat gitu, hohoho. Tapi nggak papa, kan nggak dimarahin juga.
Kemudian, acaranya pun terus berlanjut. Jadi pertemuan pertama ini, dihabiskan dengan menyanyi lagu2 rohani mereka sesuai dengan tema: fill up your soul with bible. Lagunya super super ceria, tapi gue nggak hapal. Jadi harus liat slide mulu, hehehe.
Terus ada kotbah dan games juga, jadi nggak ngebosenin deh. Baru abis itu mandi, tapi gue nggak mandi karena malas, hehehe.
Acara juga nggak berhenti sampe situ juga, gue diajarin tentang bible gitu. Lumayan susah juga sih, maklum gue jarang buka bible, hehehe.
Pas malemnya gue nonton bareng film "Luther", agak ngebosenin sih. Tapi gue udah nangkep ceritanya sih.
Sebelum tidur malam, satu kamar mesti sate (saat teduh) dulu, itu kebiasaan orang Kristen. Jadi kayak merenungkan firman gitu. Lumayan susah juga sih, tapi gue coba sampe tidur jam 24.00 WIB. Wow, lama juga gue saat teduhnya!

Day 2
Pagi yang dingin karena gue tidur di bawah AC. Sumpah, kepala gue rasanya super dingin! Jadi sedikit pusing deh menjalani hari itu! Untungnya gue pinjam minyak angin, jadi lumayan hangat di leher. And, kegiatan masih sama kayak kemarin, ketemu pendeta, dengerin kotbah, belajar bible,games seru, nyanyi rohani lagi.
Acara terseru pas talent show! kita nunjukkin bakat masing-masing kelompok, dan kelompok gue nunjukkin bakat drama perjanjian baru yang judulnya Martha dan Maria. di mana gue jadi Tuhan. Lucu juga dramanya, hehehe.
Pas malamnya, ada yang berbeda gitu. Ada kotbah dari pendeta yang begitu menyentuh. Dia mengajarkan tentang kasih terhadap sesama yang menderita, memperbaiki sikap hidup, dan tentunya sikap hormat terhadap orang tua. dia juga memperlihatkan slide-slide LCD yang begitu menyentuh.
Abis itu, ada acara pembasuhan kaki. Kaki gue dibasuh pakai handuk basah. Dan hal itu bikin gue nggak enak hati ama temen gue. Jadi gue bilang terima kasih sesudahnya. Baru kali ini ada yang mau basuh kaki gue, berhubung selama ini di gereja katolik belum ada ritual kayak begitu. Cukup salut ama pelayanannya!

Day 3
Ini dia hari terakhir!
Seperti biasa, setiap pagi kita mesti sate dulu. Tapi gue nggak sempet, kerena ada salah satu temen yang rupanya masih tidur. Jadinya gue doa pribadi aja deh.
terus, ada acara Games kelompok gitu deh. Kelompok gue mesti dateng ke 6 pos dengan games yang berbeda-beda. Tapi seru, meski agak capek sedikit! Gue kira acara games udah selesai, tapi ternyata masih ada lagi. Namanya games estafet gitu deh. Di sinilah puncaknya, kita main kotor-kotoran. Alhasil, baju gue yang masih putih jadi kena bercak-bercak warna dan wajah dan rambur gue juga kena imbasnya. Hahaha... Abis itu, difoto juga lagi! Kebayang nggak sih ekspresinya?
Kemudian, gue langsung mandi karena gerah dan capek. abis itu makan siang, perut udah keroncongan dari tadi!
Acara perpisahan diawali dengan kotbah dan nyanyi lagu rohani. Terus ada pengumuman acara talent show. And, kelompok gue berhasil menyabet juara ke-3, asyik! Setelah itu, kita mengabadikan diri kita dengan foto-foto. seru!

At last but not least, acaranya seru dan bisa ketemu banyak temen!